Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

SELAYANG PANDANG/SEJARAH DESA POHSANTEN

        Desa Pohsanten adalah nama salah satu desa di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana yang letaknya pada jalur lintas Denpasar Gilimanuk yang merupakan jalan utama sebagai arus lalu lintas. Tepatnya sangat strategis yang diapit oleh beberapa desa, disebelah Selatan adalah Desa Mendoyo Dangin Tukad,disebelah utara  adalah hutan negara dengan sumber air terjun yeh Mesehe, disebelah timur adalah sungai Desa Pergung dan disebelah baratnya adalah sungai Desa Mendoyo Dauh Tukad.        Berbicara sejarah Desa Pohsanten, kurang lebih sekitar tahun 1800 an Desa Pohsanten masih merupakan hutan rimba yang masih utuh dan belum ada yang memanfaatkan sebagai daerah permukiman maupun pertanian. Sedangkan di daerah sekitarnya orang orang sudah mulai merintis tempat pemukiman dan tempat berladang,seperti di Desa Mendoyo Dangin Tukad,Tegalcangkring dan desa-desa lainnya.menurut penuturan orang-orang tua terdahulu yang berdomosili disekitar desa ini, p...

VISI DAN MISI DESA POHSANTEN

              Adapun visi dan misi dari Desa Pohsanten yaitu : ·          Visi Desa Pohsanten         Visi pembangunan Desa Pohsanten Tahun 201 5 – 20 20 , adalah :         “ Terwujudnya   Desa   Pohsanten   menjadi Desa  Sentra   Pertanian   yang  berwawasan            Agribisnis ”. ·          Misi Desa Pohsanten        Misi pembangunan Desa Pohsanten Tahun 201 5 – 20 20 , adalah :         “Meningkatkan Pendapatan dan kesejahteraan masyarakat menuju kehidupan masyarakat              yang berkeadilan, berbudaya, beriman dan bertaqwa”.

KONDISI FISIK DESA POHSANTEN

       Secara topografi, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana merupakan daerah landai dengan ketinggian 20 s/d 200 meter diatas permukaan laut, curah hujan relatif basah dengan batas wilayah administratif sebagai berikut : §   Sebelah Utara berbatasan dengan hutan negara §   Sebelah Timur berbatasan dengan sungai Desa Pergung §   Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mendoyo Dangin Tukad §   Sebelah Barat berbatasan dengan sungai Desa Mendoyo Dauh Tukad.          Luas wilayah Desa Pohsanten,  30.500 ha . Secara administratif Desa Pohsanten terbagi atas 5 ( Lima ) Banjar dinas/dusun yang meliputi : Banjar Munduk, Banjar Rangdu, Banjar Dauh Pangkung Jangu, Banjar Dangin Pangkung Jangu, dan Banjar Pasatan .         Penggunaan lahan di wilayah Desa Pohsanten, sekarang dipilah menjadi daerah pemukiman 327,60 ha, tanah sawah 58,00 ha,  perkebunan/tegalan 662,34 ha, ...

KONDISI SOSIAL BUDAYA DESA POHSANTEN

         Jumlah penduduk Desa Pohsanten berdasarkan hasil pendataan penduduk bulan Oktober 2010, adalah sebanyak 6.542 jiwa, terdiri dari 3.169 jiwa penduduk laki-laki dan 3.373 jiwa penduduk perempuan, yang terdiri dari 1.883 RT. Sedangkan jumlah RTM sebanyak 86 RTM dengan 258 orang anggota keluarga.           Struktur penduduk menurut pendidikan menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang dipunyai Desa Pohsanten   yaitu yang berusia pada usia pendidikan dasar 7 tahun s/d 16 tahun (pendidikan sekolah dasar dan menengah)   yang belum pernah sekolah     0%, sedang mengikuti pendidikan 100 % .         Struktur penduduk menurut mata pencaharian menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk menggantungkan sumber kehidupannya di sektor pertanian (50% ), sektor lain yang menonjol dalam penyerapan tenaga kerja adalah perdagangan ( 2%), sektor industri rumah tangga dan pengolahan (25 %), sektor jas...

KONDISI EKONOMI DESA POHSANTEN

        Struktur perekonomian Desa Pohsanten masih bercorak agraris yang menitik beratkan pada sektor pertanian. Hal ini didukung oleh  penggunaan lahan pertanian masih mempunyai porsi yang terbesar dalam penggunaan lahan Desa. Juga 50% mata pencaharian penduduk menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Pada sektor ini komoditi yang menonjol sebagai hasil andalan adalah padi, kelapa, coklat dan cengkeh.          Beberapa sektor ekonomi yang tergolong economic base dan menonjol di samping sektor pertanian adalah, perdagangan dan jasa, industri rumah tangga dan pengolahan hasil pertanian.          Pada sektor industri rumah tangga dan pengolahan termasuk didalamnya adalah kerajinan, handycraft,  ukir, dan jahit.          Pada sektor jasa, yang menonjol adalah tumbuhnya lembaga/institusi keuangan mikro berupa koperasi, LPD  sebagai pendukung ekonomi desa. Hal ini diharap...

KONDISI KELEMBAGAAN DESA POHSANTEN

         Struktur kelembagaan di Desa Pohsanten disamping kelembagaan administratif pemerintahan desa dan kelembagaan dari desa adat/pekraman, juga kelembagaan yang muncul atau yang didorong keberadaannya dari motif ekonomi, budaya, kesehatan, pendidikan dan sosial politik.                  Kelembagaan dari pemerintahan desa antara lain, pemerintah desa, BPD, LPM, PKK desa, PKK dusun. Dari ekonomi, misalnya, koperasi, LPD, kelompok usaha kecil, kelompok tani, gabungan kelompok tani dll. Dari pendidikan seperti, komite sekolah, dll. Dari Kesehatan seperti posyandu. Dari sisi budaya seperti seke gong, seke santi, sanggar tari dlll. Dari sisi sosial dan politik seperti karang teruna, sekaa teruna, lembaga subak, subak abian, desa pakraman, dll.

STRUKTUR PEMERINTAHAN DESA POHSANTEN

Sesuai dengan PP Nomor 73 tahun 2005 tentang desa, struktur pemerintahan desa terdiri atas pemerintah desa dan badan perwakilan desa (BPD). Sementara pemerintahan desa terdiri atas perbekel dan perangkat desa. Perangkat desa terdiri atas 3 unsur yaitu : unsur staf, unsur pelaksana teknis, dan unsur wilayah. Unsur staf adalah unsur yang dibentuk untuk tujuan pelayanan masyarakat seperti sekretaris desa dan tata usaha. Unsur pelaksana teknis adalah unsur yang mempunyai kegiatan dilapangan seperti urusan keamanan dan lain-lain. Sedangkan unsur wilayah adalah pembantu perbekel diwilayah di bawah desa yaitu kelian dusun. Selain itu, desa juga akan dibantu oleh lembaga-lembaga swadaya kemasyarakatan seperti LPM, PKK, Karang Taruna. adapun struktur Desa Pohsanten   adalah sebagai berikut : Perbekel Desa Pohsanten                             ...

KONDISI FISIK POHSANTEN

       Secara tofografi, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana merupakan daerah landai dengan ketinggian 20 s/d 200 meter diatas permukaan laut, curah hujan relatif basah dengan batas wilayah administratif sebagai berikut : §   Sebelah Utara berbatasan dengan Hutan Negara §   Sebelah Timur berbatasan dengan sungai Desa Pergung §   Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mendoyo Dangin Tukad §   Sebelah Barat berbatasan dengan Sungai Desa Mendoyo Dauh Tukad.        Luas wilayah Desa Pohsanten,  30.500 ha . Secara administratif Desa Pohsanten terbagi atas 5 ( Lima ) Banjar dinas/dusun yang meliputi : Banjar Munduk, Banjar Rangdu, Banjar Dauh Pangkung Jangu, Banjar Dangin Pangkung Jangu, dan Banjar Pasatan . Penggunaan lahan di wilayah Desa Pohsanten, sekarang dipilah menjadi daerah pemukiman 327,60 ha, tanah sawah 58,00 ha,  perkebunan/tegalan 662,34 ha, hutan 0 ha  serta penggunaan l...

SEJARAH DESA POHSANTEN

          Desa Pohsanten adalah nama salah satu desa di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana yang letaknya pada jalur lintas Denpasar Gilimanuk yang merupakan jalan utama sebagai arus lalu lintas. Tepatnya sangat strategis yang diapit oleh beberapa desa, di sebelah selatan adalah Desa Mendoyo Dangin Tukad, disebelah utara  adalah hutan negara dengan sumber air terjun Yeh Mesehe, di sebelah timur adalah sungai Desa Pergung dan disebelah baratnya adalah sungai Desa Mendoyo Dauh Tukad.  Berbicara sejarah Desa Pohsanten, kurang lebih sekitar tahun 1800 an Desa Pohsanten masih merupakan hutan rimba yang masih utuh dan belum ada yang memanfaatkan sebagai daerah permukiman maupun pertanian. Sedangkan di daerah sekitarnya orang-orang sudah mulai merintis tempat pemukiman dan tempat berladang, seperti di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Tegalcangkring dan desa-desa lainnya. Menurut penuturan orang-orang tua terdahulu yang berdomosili disekitar desa ini, pada mulany...